Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tips Menjaga dan Merawat Power Steering Mobil Anda Agar Tetap Sehat!

Ada 2 type power steering yang hendak di ulas di sini diantaranya type rak and pinion dan recirculating ball. Dalam ke dua type itu ada banyak alat simpatisan power steering diantaranya:

A. Tenaga hidraulis yang disiapkan oleh Rotary vane Pump dikontrol oleh mesin mobil lewat belt dan pulley.

Rotary vane pump terbagi dalam beberapa vanes (kipas) yang berputar-putar di dalam ruangan oval. Di saat vanes itu berputar-putar karena itu bertepatan dengan itu menarik minyak power steering dari return line dan tekan nya ke aliran keluar (toko) dengan penekanan yang tinggi sekali.

Jumlah saluran itu bergantung dari kecepatan mesin. Pompa itu di disain agar menyalurkan minyak yang cukup di saat kendaraan idling, dan memompa semakin banyak minyak di saat mesin ada pada perputaran yang semakin tinggi.

B. Mekanisme power steering berperan menolong sopir di saat sopir ingin berbelokkan kendaraan baik ke kanan atau ke kiri. Jika sopir pada kondisi jalan lempeng jadi tidak ada daya yang bekerja pada power steering. Alat yang menyikapi hal itu disebutkan dengan rotary valve.


Rak and Pinion.

Rak and Pinion Ialah type yang umum dipakai di beberapa kendaraan saat ini baik pada kendaraan sedan, truk kecil dan SUV. Prosesnya benar-benar simpel. Rak and Pinion Gear pada suatu set di tutup dalam silinder metal dan ujungnya keluar dalam tabung. Tie rod menyambungkan di antara setiap ujung dari rak.

Gearset rak and pinion lakukan dua hal diantaranya:
  1. mengkonversikan pergerakan memutar roda setir jadi pergerakan linear yang dibutuhkan untuk berbelokkan roda ke kanan dan ke kiri.
  2. Ada gear reduction yakni memiliki kandungan banyak roda gigi yang membuat kita memutar roda setir lebih enteng.

Sudah pernahkah anda dengar istilah Steering Ratio?

Steering ratio ialah berapa banyak anda memutar roda setir sebanding berapa banyak roda ber belok. Sebagai contoh jika kita memutar roda setir satu perputaran penuh (360 derajat) dan roda kendaraan membelok 20 derajat, karena itu steering ratio nya ialah 360/20, atau 18:1.

Makin tinggi ratio memiliki arti anda harus memutar roda setir semakin banyak untuk lakukan tikungan tetapi tenaga yang dibutuhkan semakin sedikit karena rasio gigi yang tinggi. 

Umumnya mobil sport atau mobil yang enteng mempunyai rasio gigi yang lebih rendah dibanding dengan truk atau SUV.

Baca Juga: Cara Isi Saldo OVO Menggunakan M-Banking BRI, Mudah, Cepat dan Praktis.

Recirculating Ball.

Type ini kerap dipakai pada truk atau SUV. Langkah kerjanya nyaris sama dengan Rak and Pinion cuman di sini dirubah cuman mekanisme pendorong nya saja.

Recirculating ball steering memiliki kandungan worm gear. Roda setir di baut pada metal block yang memiliki kandungan worm gear di dalamnya. Worm gear itu yang gerakkan pitman arm agar menggerakkan tie rod ke kiri dan ke kanan.

Steering shaft dari roda setir tida sentuh block worm gear itu, karena worm gear itu di isi oleh bola-bola besi (ball bearings). 

Arah dari bola-bola besi itu untuk menghindar ada jarak yang terjadi di antara steering shaft dengan block worm gear hingga kemudi berasa "kosong". Disamping itu untuk menghindar gesekan yang terlalu berlebih pada block worm gear.

Baca Juga: Cara Isi Saldo atau Top Up OVO dengan Menggunakan M-Banking BNI Terbaru.

Untuk jaga supaya power-steering mobil Anda tahan lama, lihat beberapa hal berikut ini:
  1. Oli power steering mempunyai jeda pergantian yang sangat panjang dan harus ditukar di saat ada pergantian pada mekanisme power steering. 
  2. Pergantian itu mempunyai tujuan supaya kotoran-kotoran dari mekanisme power steering yang lama akan kebuang dan tidak bisa menghancurkan alat yang baru terpasang.
  3. Jauhi berbelok dengan patah yang kadang membuat pompa power steering berdesing. Ini untuk menghindar penekanan tinggi yang terlalu berlebih disuplai ke steering sistem hingga bisa membuat high pressure line bocor.
  4. Jauhi mematikan mesin pada kondisi roda membelok. Karena di saat membelok aliran high pressure (penekanan tinggi) akan dipenuhi oleh minyak power steering bertekanan tinggi, dan ini akan terus-terusan terjadi sampai roda kembali lempeng.
Ok demikianlah tips ampuh bagaimana cara merawat dan menjaga Power Steering mobil Anda biar tetap sehat. Semoga dapat membantu dan bermanfaat!